Jumat, 22 Agustus 2014
Cinta Maya
Seorang wanita duduk disudut kamar. Bermandikan cahaya lampu yang samar-samar. Diiringi lantunan lagu yang menyayat hati. Hari ini, hati wanita itu sedang sedih. Sedang sedih. Kenapa? Dia jatuh cinta. Tapi kenapa dia sedih?.Tak ada kata yang bisa menjelaskan. Wanita itu menyembunyikan wajahnya diantara lututnya. Tetesan air mata yang bersujud di lantai. Lantunan musik yang kian melambat. Dia bisa dengar detak jantungnya, tapi tidak dengan hatinya. Apakah hanya dia, disaat merasakan cinta tapi bersedih?. Dia bersedih karna dia takut jatuh cinta lagi, jatuh cinta dengan orang yang salah. Salah? bagaimana cinta bisa disebut salah? Tentu saja bisa. Dia jatuh cinta dengan orang yang sudah jelas lelaki itu tak tahu dirinya, tak pernah bertatap muka. Satu hal, wanita itu tahu akan lelaki itu. Dimana dia sekolah, dimana dia tinggal, apa lagu kesukaanya. Wanita itu kian menyembunyikan wajahnya dibalik lutut. Dia tak tahu jelas harus bagaimana. Tak ada keberanian untuk menyapa. Dia hanya menikmati cinta lelaki itu lewat tulisan. Hanya sebuah tulisan tapi bisa membuat si wanita jatuh cinta. Hanya dengan tulisan juga dia mempresentasikan perasaanya. Wanita itu tahu betul akan dirinya yang tak sebanding dengan lelaki itu. Sebenarnya wanita itu tak sepenuhnya bersedih, dia bahagia karna merasakan jatuh cinta. Dia merasa hidup dengan adanya lelaki itu. Tak peduli hanya wanita itu yang merasakanya. Sedih memang.
Smile for you
Kamu tak perlu menjadi superman agar dia menyukaimu
Kamu tak perlu menjadi paranormal untuk tahu isi hatinya
Tak perlu menjadi pelawak untuk membuatnya tertawa
Ada kalanya kita membuatt orang menangis, tersenyum, dan tertawa
Tak apa bila kau buatnya menangis
Tak apa bila kau buatnya terluka
Tak apa sekali kau menyakitinya, asal kamu tahu bagaimana cara memperbaikinya
Tahu, bagaimana caranya meminta maaf dengan ketulusan
Menganti semua kesedihan itu dengan tawa diwajahnya
Kamu tak perlu menjadi paranormal untuk tahu isi hatinya
Tak perlu menjadi pelawak untuk membuatnya tertawa
Ada kalanya kita membuatt orang menangis, tersenyum, dan tertawa
Tak apa bila kau buatnya menangis
Tak apa bila kau buatnya terluka
Tak apa sekali kau menyakitinya, asal kamu tahu bagaimana cara memperbaikinya
Tahu, bagaimana caranya meminta maaf dengan ketulusan
Menganti semua kesedihan itu dengan tawa diwajahnya
Langganan:
Komentar (Atom)